Bab 34 adalah "Game Changer". Ini mengubah status Sena dari siswa yang dipaksa lari oleh bully, menjadi atlet yang harus berdiri tegak di atas lapangan demi timnya. Ini adalah langkah pertama menuju pertarungan legendaris melawan Shinryuji Naga dan tim-tim kuat lainnya di kemudian hari.
Catatan untuk Pembaca: Jika Anda mencari link baca atau download, manga ini telah berlisensi. Dukung karya asli dengan membeli volume fisik atau membaca melalui platform resmi jika tersedia di wilayah Anda. Untuk versi Bahasa Indonesia, banyak komunitas penggemar yang menyediakan terjemahan "fansub" untuk edisi lama seperti ini.
Manga Eyeshield 21 Chapter 34 , berjudul "The False Hero" (Pahlawan Palsu), merupakan momen krusial yang mengeksplorasi tekanan psikologis menjadi seorang atlet "top-tier" di bawah sorotan publik. Ringkasan Cerita
Chapter ini berfokus pada dinamika tim Deimon Devil Bats setelah kemenangan awal mereka. Inti ceritanya menyoroti konflik internal Sena Kobayakawa yang harus terus menyembunyikan identitasnya sebagai "Eyeshield 21" demi melindungi dirinya dari sorotan media dan pengintai tim lawan. Hiruma terus menggunakan persona misterius ini untuk membangun reputasi tim, sementara Sena sendiri merasa terbebani oleh ekspektasi yang datang bersama nama tersebut. Review: Poin Menarik
Pengembangan Karakter: Chapter ini menunjukkan sisi lain Sena yang bukan sekadar pemain berbakat, tetapi seorang remaja yang merasa tertekan oleh kebohongan yang ia jalani.
Komedi & Ketegangan: Seperti ciri khas Yusuke Murata, visual dalam chapter ini sangat dinamis. Transisi antara momen komedi Hiruma yang licik dan ketegangan rahasia Sena dieksekusi dengan sangat apik.
Tema Utama: Chapter 34 memperkuat tema "pembuktian diri." Sena harus belajar bahwa meskipun identitasnya "palsu" di mata publik, kemampuan larinya adalah hal yang nyata. Ketersediaan Bahasa Indonesia
Chapter ini sudah lama tersedia dalam versi cetak bahasa Indonesia (diterbitkan oleh Elex Media Komputindo) maupun berbagai platform baca manga legal. Jika Anda mengikuti volume fisik, chapter ini termasuk dalam Volume 4.
Apakah Anda ingin tahu lebih lanjut tentang perkembangan kekuatan Sena setelah chapter ini atau detail mengenai pertandingan berikutnya?
Eyeshield 21, Vol. 34 | Book by Riichiro Inagaki, Yusuke Murata
Here is the text for "Manga Eyeshield 21 Bahasa Indonesia Chapter 34":
Bab 34: Strategi Senjata Baru
Deimon terus melaju kencang di lapangan, dengan Sena yang masih memegang bola. Mereka hampir mencapai garis akhir lapangan musuh, tapi pertahanan musuh tidak mau kalah.
"Senjata baru!" teriak Deimon.
Sena mengangguk dan melihat ke arah lapangan musuh. Ia melihat seorang pemain yang memiliki tato naga di lengannya.
"Targetnya adalah nomor 13!" teriak Sena.
Pemain nomor 13 itu adalah seorang pemain yang sangat cepat dan tangguh. Ia memiliki kemampuan untuk mengalahkan pemain lain dengan mudah.
"Strategi Senjata Baru!" teriak Deimon.
Sena mulai berlari dengan cepat ke arah pemain nomor 13. Ia menggunakan teknik lari yang sangat cepat dan membuat pemain nomor 13 tidak bisa mengejarnya.
"Akhirnya, aku akan menunjukkan kekuatan sebenarnya!" teriak Sena.
Sena melakukan tendangan yang sangat keras ke arah gawang musuh. Bola itu melaju dengan cepat dan...
Tamat untuk Bab 34
Bagaimana, ingin saya lanjutkan ke chapter berikutnya?
Chapter 34 dari manga Eyeshield 21 , yang berjudul " Yume ni Made Mita
" (Mimpi yang Menjadi Kenyataan), merupakan bagian krusial dalam busur cerita Turnamen Musim Semi Tokyo. Ringkasan Cerita Chapter 34
Dalam chapter ini, fokus utama adalah perjuangan tim Deimon Devil Bats saat menghadapi lawan tangguh. Setelah melalui latihan keras dan berbagai intimidasi dari Yoichi Hiruma, tim mulai menunjukkan koordinasi yang lebih baik. Sena Kobayakawa, yang menggunakan identitas rahasia sebagai Eyeshield 21, terus berusaha membuktikan bahwa kecepatannya bukan sekadar keberuntungan. Konten Bermanfaat & Akses Baca
Bagi kamu yang ingin membaca manga ini dalam Bahasa Indonesia, berikut adalah beberapa informasi penting:
Versi Cetak: Komik fisik Eyeshield 21 volume 34 (yang mencakup chapter ini dan sekitarnya) dapat ditemukan di toko buku atau marketplace populer di Indonesia seperti Shopee.
Informasi Seri: Manga ini ditulis oleh Riichiro Inagaki dan diilustrasikan oleh Yusuke Murata (yang juga menggambar One-Punch Man).
Plot Utama: Mengisahkan Sena, seorang remaja pemalu yang dipaksa bergabung dengan klub American Football karena kecepatan larinya yang luar biasa untuk menjadi running back legendaris. Fakta Menarik
Identitas Rahasia: Helm dengan pelindung mata (eyeshield) digunakan untuk menyembunyikan identitas Sena agar tidak direkrut oleh klub olahraga lain.
Rivalitas: Pada tahap ini, persaingan dengan tim-tim besar seperti Ojo White Knights sudah mulai terbangun, di mana Shin Seijuro menjadi rival utama Sena.
Berikut adalah ringkasan dan ulasan untuk manga Eyeshield 21 Chapter 34 yang berjudul "Family Family" (Keluarga-Keluarga) dalam Bahasa Indonesia. Ringkasan Cerita Chapter 34: Family Family
Chapter ini berfokus pada dinamika karakter di luar lapangan setelah kemenangan Deimon Devil Bats melawan Ojo White Knights. Kedekatan Tim:
Hiruma kembali menunjukkan sisinya yang licik namun peduli dengan cara yang unik. Meskipun dia sering mengancam anggota tim dengan senjata atau buku catatannya, chapter ini memperlihatkan bagaimana tim mulai terasa seperti "keluarga" yang aneh bagi Sena. Interaksi Sena dan Mamori:
Mamori Anezaki tetap protektif terhadap Sena. Dalam chapter ini, ada momen-momen yang memperlihatkan kekhawatiran Mamori terhadap beban kerja Sena sebagai manajer (padahal sebenarnya Sena adalah pemain bintang tim). Perkenalan Konteks Keluarga:
Sesuai judulnya, pembaca diajak mengintip sedikit tentang latar belakang atau motivasi pribadi para pemain yang membuat mereka ingin bertarung demi tim. Ini memberikan kedalaman emosional sebelum mereka menghadapi tantangan besar berikutnya di turnamen. Poin Menarik (Highlight) Gaya Seni Yusuke Murata:
Chapter ini menonjolkan ekspresi karakter yang komikal namun detail, yang menjadi ciri khas Murata sebelum ia mengerjakan One-Punch Man Transisi Plot: Chapter 34 berfungsi sebagai "jeda" atau Manga Eyeshield 21 Bahasa Indonesia Chapter 34
setelah intensitas pertandingan melawan Ojo, memberikan waktu bagi pembaca untuk lebih mengenal karakter secara personal. Kekompakan Deimon:
Meskipun anggota timnya terdiri dari orang-orang "buangan" atau aneh, rasa kebersamaan mereka mulai tumbuh kuat di sini. Cara Membaca
Untuk membaca chapter ini dalam Bahasa Indonesia, Anda bisa mencari koleksi fisik yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo
(Volume 4) atau melalui platform legal yang menyediakan arsip manga klasik Shonen Jump.
Catatan: Volume 34 (berbeda dengan Chapter 34) mencakup akhir seri yaitu pertandingan Christmas Bowl melawan Teikoku Alexanders.
Judul Esai:
Menemukan Jati Diri dalam Tekanan: Pelajaran dari Eyeshield 21 Chapter 34
Pendahuluan
Eyeshield 21 adalah manga karya Riichiro Inagaki dan ilustrasi oleh Yusuke Murata yang mengisahkan perjalanan tim American football SMA Deimon Devil Bats. Pada Chapter 34, yang berjudul “The Ghost of the Dying Devil” (atau sesuai dengan terbitan bahasa Indonesia), cerita memasuki fase krusial dalam pertandingan melawan tim kuat, seperti Ojo White Knights. Bab ini tidak hanya menampilkan aksi olahraga yang mendebarkan, tetapi juga menyoroti perkembangan psikologis tokoh utama, Sena Kobayakawa, serta dinamika kerja sama tim.
Isi
1. Tekanan sebagai Pemicu Pertumbuhan Karakter
Dalam Chapter 34, Sena—yang berperan sebagai running back dengan identitas rahasia “Eyeshield 21”—menghadapi tekanan luar biasa dari pertahanan lawan. Untuk pertama kalinya, ia harus benar-benar mengandalkan insting dan kecepatan murninya tanpa bergantung pada perlindungan rekan setimnya secara penuh. Bab ini menunjukkan bahwa tekanan ekstrem justru memunculkan potensi tersembunyi. Sena belajar bahwa menjadi “hantu” di lapangan (the ghost) berarti ia harus bergerak melampaui batas fisik dan mentalnya sendiri.
2. Tema Kepercayaan dan Kerja Sama
Meskipun Sena tampil sebagai bintang, Chapter 34 menekankan bahwa kemenangan tidak pernah datang dari individu sendirian. Tokoh seperti Kurita (si pemain garis yang lembut hati) dan Hiruma (kapten jenius yang kejam) menunjukkan bahwa setiap peran, sekecil apa pun, sangat vital. Momen di mana para pemain Deimon rela mengorbankan tubuh mereka untuk membuka jalan bagi Sena menggambarkan esensi teamwork: kepercayaan penuh bahwa rekan setim akan menyelesaikan misi mereka.
3. Simbolisme “Hantu” dan Identitas Tersembunyi
Judul bab ini merujuk pada julukan Sena, “The Ghost”, yang kemampuannya berlari seperti bayangan. Namun secara metaforis, “hantu” juga mewakili ketakutan dan keraguan yang selama ini menghantui Sena—rasa tidak percaya diri karena tubuhnya kecil dan lemah. Chapter 34 menjadi titik balik ketika Sena mulai menerima “hantu” dalam dirinya sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Ini adalah pesan inspiratif bahwa keunikan seseorang, yang mungkin terlihat sebagai kekurangan, dapat menjadi senjata terhebat jika dimanfaatkan dengan tepat.
Kesimpulan
Eyeshield 21 Chapter 34 bukan sekadar bab pertandingan biasa. Ia adalah pelajaran tentang bagaimana tekanan membentuk karakter, pentingnya saling percaya dalam tim, dan penerimaan terhadap identitas diri. Bagi pembaca remaja, bab ini mengajarkan bahwa menjadi “berbeda” bukanlah halangan, melainkan anugerah untuk dikembangkan. Manga ini berhasil menyelipkan nilai-nilai kehidupan di tengah aksi lari dan tekel yang memacu adrenalin.
Semoga esai ini bermanfaat untuk tugas atau diskusi Anda tentang Eyeshield 21! Jika Anda memerlukan analisis lebih spesifik tentang panel atau dialog tertentu di chapter 34, beri tahu saja.
Manga Eyeshield 21 Bahasa Indonesia Chapter 34, yang berjudul "Sang Penendang Kembali", adalah lebih dari sekadar bab transitional. Ini adalah mahakarya mini tentang persahabatan, kepahitan hidup, dan kebangkitan. Bagi Anda yang sedang melakukan manga marathon atau bernostalgia dengan serial klasik Deimon Devil Bats, jangan lewatkan bab ini.
Inilah inti dari Eyeshield 21: bahwa seorang pahlawan tidak selalu memakai jubah. Terkadang, dia memakai bantalan bahu, helm bertanduk, dan membawa bola berbentuk oval. Dan terkadang, dia hanya seorang anak laki-laki dengan sepatu kerja yang kembali ke lapangan karena panggilan seorang teman.
Apakah Anda sudah membaca Eyeshield 21 Bahasa Indonesia Chapter 34? Bagikan momen favorit Anda tentang kembalinya Musashi di kolom komentar (di situs asli artikel ini)!
Selamat membaca dan terus dukung manga legal di Indonesia!
Di Chapter 34 manga Eyeshield 21 , cerita berfokus pada momen krusial dalam pertandingan atau latihan intensitas tinggi yang melibatkan Sena Kobayakawa. Berikut adalah ringkasan konten dan panduan untuk membacanya dalam Bahasa Indonesia: Ringkasan Chapter 34: "The Real Thing" (Beneran)
Pada chapter ini, tensi semakin tinggi saat tim Deimon Devil Bats menghadapi tantangan baru. Kecepatan Sena:
Sena mulai menyadari bahwa lari "kecepatan cahaya" (4.2 detik untuk 40 yard) miliknya bukan sekadar angka, tapi senjata yang harus ia kendalikan dengan insting. Strategi Hiruma:
Seperti biasa, Hiruma Yoichi menampilkan sisi liciknya dalam menyusun strategi yang memojokkan lawan sekaligus memacu mental anggota timnya sendiri. Perkembangan Karakter:
Fokus chapter ini adalah transisi Sena dari seorang "pesuruh" menjadi pemain American Football yang sesungguhnya, di mana ia mulai berani mengambil risiko di lapangan. Tempat Membaca Legal & Aman
Untuk menikmati pengalaman membaca terbaik dengan terjemahan Bahasa Indonesia yang akurat: Aplikasi Shonen Jump / Manga Plus:
Meskipun biasanya menggunakan Bahasa Inggris, ini adalah sumber resmi dari Shueisha untuk mendukung kreatornya. Penerbit Lokal (Elex Media Komputindo): Di Indonesia, Eyeshield 21
telah diterbitkan secara resmi dalam bentuk fisik (buku cetak). Kamu bisa mencarinya di toko buku seperti Gramedia atau toko daring resmi mereka. Layanan Perpustakaan Digital: Beberapa platform seperti
terkadang memiliki koleksi manga legal yang bisa dipinjam secara gratis. Tips Menikmati Manga Sport Perhatikan Garis Aksi:
Yusuke Murata (ilustratornya) sangat ahli dalam menggambarkan pergerakan. Jangan terburu-buru membalik halaman; perhatikan bagaimana garis-garis lari Sena memberikan efek kecepatan yang luar biasa. Detail Ekspresi: Eyeshield 21
bukan hanya soal olahraga, tapi juga komedi. Ekspresi wajah Hiruma dan Kurita di chapter-chapter awal sangat ikonik. Apakah kamu ingin mencari link pembelian buku fisik atau butuh rekomendasi manga olahraga lain yang serupa dengan Eyeshield 21
Introduction
Eyeshield 21 is a popular Japanese manga series written by Riichiro Inagaki and illustrated by Yusuke Murata. The series has gained a significant following worldwide for its unique blend of sports and comedy. The story revolves around Sena Kobayakawa, a high school student who joins the football team of his school, Deimon Private Magma High School, as a running back. In this article, we'll dive into Chapter 34 of Eyeshield 21 Bahasa Indonesia, exploring the exciting developments in the story.
Chapter 34: The Fierce Battle Begins!
Chapter 34 of Eyeshield 21 Bahasa Indonesia marks a significant turning point in the story. The Deimon Private Magma High School football team is gearing up to face off against their arch-rivals, the Hakushu Academy football team. The Hakushu Academy team is notorious for their aggressive playing style, and the Deimon team knows they have their work cut out for them.
The chapter begins with Sena and his teammates preparing for the big match. Coach Akira Momoe, the team's strategist, devises a plan to take down Hakushu Academy's powerful defense. Meanwhile, Sena is struggling to come to terms with his own abilities as a player. Despite his exceptional speed, he's still unsure if he's good enough to make a difference in the game.
The Battle for Supremacy
As the match begins, the intensity is palpable. The Hakushu Academy team, led by their captain, Jinpachi Kawahara, comes out swinging. Their aggressive playing style puts the Deimon team on the back foot, and they're forced to defend against a barrage of attacks.
Sena, determined to prove himself, takes to the field and showcases his incredible speed. He dodges and weaves through the opposing team's players, leaving them bewildered. However, Hakushu Academy's defense is solid, and Sena struggles to make significant gains.
The Emergence of a New Star
As the match rages on, a new player emerges on the scene. Ryuji Takahashi, a skilled player from the Deimon team, makes a game-changing play that shifts the momentum in favor of Deimon. His incredible agility and quick thinking allow him to evade the opposing team's players and make a crucial pass to Sena.
The interplay between Sena and Ryuji becomes a highlight of the chapter, as they work together to break down Hakushu Academy's defense. Their synergy on the field is a testament to the team's growing chemistry and strategy.
Conclusion
Chapter 34 of Eyeshield 21 Bahasa Indonesia is a thrilling installment in the series. The battle between Deimon and Hakushu Academy is intense, with both teams giving it their all. Sena's growth as a player is evident, and his partnership with Ryuji is a promising development for the team.
As the chapter concludes, the outcome of the match remains uncertain. Will Deimon emerge victorious, or will Hakushu Academy's aggressive playing style prove too much to handle? The suspense builds, leaving readers eagerly anticipating the next chapter.
Themes and Symbolism
Eyeshield 21 is more than just a sports manga; it explores themes of perseverance, teamwork, and self-discovery. Chapter 34 highlights the importance of strategy and teamwork in overcoming adversity. The Hakushu Academy team's aggressive playing style serves as a metaphor for the challenges we face in life, and the Deimon team's determination to succeed despite the odds is a testament to the power of resilience.
Impact on the Story
Chapter 34 is a pivotal moment in the Eyeshield 21 story. The match against Hakushu Academy marks a turning point in the team's journey, as they're forced to confront their weaknesses and adapt to new challenges. The developments in this chapter set the stage for future matches and the team's growth.
Conclusion
In conclusion, Chapter 34 of Eyeshield 21 Bahasa Indonesia is an electrifying installment in the series. The battle between Deimon and Hakushu Academy is intense, and the emergence of new players and strategies adds depth to the story. As the series continues to unfold, fans are left eagerly anticipating the next chapter, wondering what exciting developments will unfold next.
If you're a fan of Eyeshield 21 or just looking for an exciting manga series to follow, Chapter 34 is an excellent starting point. Join Sena and his teammates as they take on the best teams in the league and discover the thrill of sports, camaraderie, and self-discovery.
Eyeshield 21 is a popular Japanese manga and anime series written by Riichiro Inagaki and illustrated by Yusuke Murata. The series revolves around Sena Kobayakawa, a high school student who joins the American football team, the Deimon Devil Bats, as a running back.
Chapter 34 Analysis
Chapter 34 of Eyeshield 21 in Bahasa Indonesia is likely to continue the story of Sena and his teammates as they face challenges and opponents in the world of high school American football.
In this chapter, the story may focus on:
Key Points to Expect
Some key points that may be covered in Chapter 34 include:
Example of Sena's Growth
For example, Sena's speed and agility are crucial to the team's success, as seen in previous chapters where he uses his abilities to evade opponents and score touchdowns.
American Football Strategies
The series often incorporates real-life American football strategies, such as:
Conclusion
Chapter 34 of Eyeshield 21 in Bahasa Indonesia is likely to be an exciting and action-packed installment in the series, with a focus on Sena's growth as a player and the team's dynamics. Fans of the series can expect to see more of the team's strategies and interactions, as well as Sena's continued development as a key player.
Mengenang Momen Epik: Eyeshield 21 Chapter 34 – "Siapa Pria Itu?"
Bagi para penggemar manga olahraga, khususnya American Football, Eyeshield 21
adalah mahakarya yang tak lekang oleh waktu. Kali ini, kita akan membedah kembali keseruan Chapter 34
yang menjadi salah satu titik balik menarik dalam perjalanan tim Deimon Devil Bats. Sinopsis Chapter 34
Chapter ini membawa kita lebih dalam ke dinamika tim setelah pertandingan-pertandingan awal yang melelahkan. Fokus utama dalam chapter ini bukan hanya soal taktik di lapangan, melainkan tentang identitas dan rahasia
Manga Eyeshield 21 Bahasa Indonesia Chapter 34: Prahara di Hutan! Lawan yang Tak Terlihat
Sinopsis: Tim Deimon Devil Bats telah memasuki babak kedua pertandingan melawan Kyoshin Poseidon. Setelah turun minum, skor menunjukkan keunggulan tipis Poseidon. Sena Kobayakawa dan timnya harus menghadapi "Tembok Tinggi" yang kokoh, tetapi di babak kedua ini, Deimon menunjukkan strategi baru yang mengejutkan.
[Halaman 1] Gambar: Stadion Tokyo Dome dipenuhi sorak sorai penonton. Lapangan terlihat seperti hutan belantara karena tingginya pemain-pemain Kyoshin Poseidon.
Keterangan Box: Babak kedua dimulai! Deimon Devil Bats vs Kyoshin Poseidon!
Hiruma (sambil tersenyum mengerikan sambil memegang senjata): "Kekeke... Oke, cebol-cebol! Waktunya memburu ikan hiu raksasa ini! Hahahaha!!"
Kurita (bersemangat): "Huum!! Aku siap melindungi Sena!"
Monta (menggemgam bola dengan sarung tangannya): "Target ditangkap! Aku akan menangkap apapun yang terbang!"
[Halaman 2-3] Gambar: Wide Receiver Poseidon, yaitu Kengo Mizumachi, tertawa lebar. Tinggi badannya menjulang, menutupi cahaya matahari bagi pemain Deimon. Bab 34 adalah "Game Changer"
Mizumachi: "Hahaha! Kalian ini kecil sekali! Seperti semut yang akan diinjak! Aku bisa melihat titik buta kalian dari sini!"
Kobanzame (QB Poseidon yang gugup): "Hei, Mizumachi-kun! Jangan sombong! Ini masih awal!"
Sena (bergidik ngeri): (Pikiran Sena) "Tinggi sekali... Jika kita berlari seperti biasa, mereka pasti bisa menghentikan kita dari atas. Lapangan ini benar-benar seperti hutan yang menyeramkan..."
[Halaman 4] Gambar: Hiruma mengatur formasi. Ia memberi kode sandi yang rumit dengan tangannya.
Hiruma: "Set! ... 8821! Devil Bat Ghost!"
Keterangan: Bola di-snap! Hiruma menerima bola dengan cepat.
Hakushuu (Linebacker Poseidon): "Jangan biarkan mereka lewat! Hancurkan mereka!"
Gambar: Liner Poseidon menerjang ke depan dengan kekuatan luar biasa. Kurita menahan mereka dengan sekuat tenaga.
Kurita: "Grrrhh!! Berat...! Mereka seperti batu karang!"
[Halaman 5-6] Gambar: Sena berlari dengan bola. Ia mencoba melewati celah yang dibuat Kurita. Namun, tangan panjang Mizumachi muncul dari samping, mencoba merebut bola.
Sena: "Tidak! Jangkauannya luas sekali!"
Gambar: Sena melakukan Devil Bat Ghost (langkah hantu) untuk menghilang dari pandangan.
Mizumachi: "Hah? Dia menghilang?"
Kobanzame: "Di atas! Dia di atas kita!"
Gambar: Tidak seperti biasanya, Sena tidak hanya mengandalkan kecepatan. Ia tiba-tiba berhenti dan berputar, memanfaatkan tubuh besar lawan sebagai perisai.
Yukimitsu (pikiran): "Itu adalah... Halo Spin? Tidak, itu variasi baru!"
[Halaman 7] Gambar: Sena muncul di sisi lain pertahanan Poseidon, membebaskan diri dari pengepungan "hutan" raksasa itu.
Announcer (Suzuna): "He passed! Sena berhasil lolos dari Tembok Poseidon! Lari, Sena, lari!!"
Sena: "Aku tidak bisa melihat apa-apa di depan... tapi aku harus lari!"
Gambar: Sena berlari sekuat tenaga menuju touchdown. Namun, di kejauhan, bayangan gelap muncul. Kakeru, Linebacker "pesakitan" yang ditutupi perban berlari dengan kecepatan yang tidak masuk akal.
[Halaman 8] Gambar: Kakeru mendekati Sena. Ekspresinya kosong dan menakutkan.
Kakeru: "...Aku akan menghancurkanmu."
Sena: "Siapa dia?! Dia cepat sekali!"
Gambar: Bentrokan keras antara Sena dan Kakeru di garis 10 yard. Debu beterbangan ke mana-mana.
[Halaman 9] Gambar: Debu mulai mengendur. Sena terjatuh, tetapi bola masih dalam genggaman.
Wasit: "Down! Maju 8 yard! Ball Deimon!"
Komusubi: "Guh... Meski kuat, kita tidak boleh kalah!"
Mamori (di tepi lapangan, cemas): "Sena-kun! Apa kau baik-baik saja?"
Sena (bangkit, menghela napas): "Huf... huf... Aku baik-baik saja, Ne-san. Tapi lawan ini... berbeda. Mereka bukan hanya tinggi, mereka juga lapar akan kemenangan."
[Halaman 10] Gambar: Hiruma mendekati Sena dan berbisik.
Hiruma: "Hei, cebol. Kau lihat kan? Pemain itu... Kakeru. Dia membawa 'kutukan'. Jika kita ingin menang, kita harus mematahkan kutukan itu dengan cara iblis!"
Sena: "E-eh?! Kutukan?"
Hiruma: "Ya! Yakin dengan rencanamu? Kalau tidak, serahkan bolanya padaku, dan aku akan membakar mereka semua! Hahahaha!"
Sena (mengepalkan tangan): "Tidak! Aku akan lari! Aku akan menembus hutan ini dan menemukan cahaya di ujung sana!"
Gambar: Sena menatap tajam ke depan. Semangat bertinya menyala, mata iblisnya mulai terlihat samar.
Keterangan Box: Babak kedua baru dimulai. Siapa yang akan mendapatkan Touchdown pertama di hutan raksasa ini?
[TAMAT CHAPTER 34]
Catatan Terjemahan (Glosarium):